Cara Hosting PHP Native Ke cPanel

Cara Hosting PHP Native Ke cPanel – Setelah Anda sudah mencoba cara menjalankan aplikasi web php native di xampp (aplikasinya bisa digunakan tanpa koneksi internet), kemudian Anda ingin mengupload source code aplikasi berbasis web php native ke hosting cpanel (dengan catatan anda sudah memiliki domain dan hosting)? Maka silakan ikuti tutorial cara hosting source code aplikasi berbasis web php native ke cpanel yang ada di bawah ini.

 

1. Buat File ZIP Aplikasi Web PHP Native

  1. Anda buat dulu file zip untuk aplikasi web php nativenya. Untuk caranya, Anda bisa buka folder nama aplikasinya terlebih dahulu.
  2. Lalu klik kanan di bagian kosong.
  3. Setelah itu klik New.
  4. Pilih WinRAR ZIP Archive.
  5. Kemudian isi nama-file.zip sesuai keinginan Anda.
  6. Setelah itu Anda pilih semua file (kecuali file zipnya).
  7. Kemudian Anda arahkan ke file.zip tadi untuk menyalinnya.
  8. Sampai di sini, Anda sudah berhasil membuat file-aplikasi-web-php-native.zip.

 

2. Buat Database Aplikasi Web Di Hosting

2.1. Create New Database

  1. Anda Login ke hosting cpanel.
  2. Lalu cari dan klik MySQL Databases.
  3. Kemudian Anda perhatikan pada kolom New Database.
  4. Silakan isi sesuai dengan nama file.zip yang sudah Anda buat sebelumnya (supaya lebih mudah).
  5. Jika sudah, klik Create Database.
  6. Setelah itu, buka notepad.
  7. Kemudian Anda Copy “nama database” yang baru saja Anda buat.
  8. Lalu Paste ke notepad.
  9. Setelah itu, klik Go Back.

 

2.2. MySQL Users

  1. Scroll ke bawah sampai menemukan MySQL Users.
  2. Lalu Anda perhatikan pada kolom Username, silakan Anda isi sesuai keinginan.
  3. Sedangkan untuk kolom Password.
  4. Anda bisa klik Password Generator.
  5. Kemudian Anda Copy password tersebut.
  6. Dan Paste ke notepad tadi.
  7. Selanjutnya centang I have copied.
  8. Klik Use Password.
  9. Apabila kedua kolom di atas sudah terisi, klik Create User.
  10. Nantinya Anda akan melihat notifikasi “username database” sudah berhasil ditambahkan.
  11. Silakan Copy username database yang ada di notifikasi tersebut.
  12. Lalu Paste ke notepad Anda lagi.
  13. Jika sudah Anda salin, klik Go Back.

 

2.3. Add User To Database

  1. Scroll ke bawah lagi sampai menemukan Add User To Database.
  2. Kemudian Anda perhatikan pada kolom User.
  3. Silakan Anda pilih dengan username database yang sudah Anda buat.
  4. Sedangkan padakolom Database.
  5. Bisa Anda pilih nama database yang sudah Anda buat juga.
  6. Jika keduanya sudah Anda lakukan, maka Anda bisa langsung klik Add.
  7. Dan nantinya Anda akan diarahkan ke Manage User Privileges.
  8. Bisa langsung Anda centang kotak ALL PRIVILEGES.
  9. Lalu klik Make Changes untuk menyimpannya.

 

3. Impor File Database Aplikasi Web PHP Native

  1. Silakan cari dan klik phpMyAdmin.
  2. Selanjutnya klik nama database yang sudah Anda buat sebelumnya.
  3. Kemudian klik menu Import.
  4. Lalu Anda klik Choose File.
  5. Dari sini, Anda harus mencari file database aplikasi web php nativenya yang berformat .sql. Jadi silakan menuju ke folder nama aplikasi terlebih dahulu.
  6. Lalu ketik .sql pada kolom pencarian.
  7. Nantinya Anda akan menemukan file database.sql.
  8. Silakan klik file tersebut.
  9. Kemudian klik Open.
  10. Setelah itu scroll ke bawah lalu klik Go.
  11. Nantinya akan ada tabel baru pada database aplikasi php nativenya, jika proses impor sudah selesai.

 

4. Pilih Direktori Aplikasi Web PHP Native Di Hosting

4.1. domain.com/disini

  1. Cari dan klik File Manager di hosting cpanelnya.
  2. Kemudian klik folder public_html.
  3. Lalu klik menu + Folder.
  4. Isi kolom New Folder Name sesuai keinginan Anda.
  5. Kemudian klik Create New Folder.
  6. Setelah itu, buka folder tersebut (folder yang baru saja dibuat).
  7. Lalu klik menu Upload.
  8. Anda klik Select File.
  9. Silakan cari dan klik file.zip yang sudah Anda buat pada langkah pertama.
  10. Kemudian klik Open.
  11. Jika proses upload sudah 100% complete, Anda bisa klik Go Back.
  12. Kemudian Anda klik kanan file.zip yang sudah Anda upload tadi.
  13. Lalu pilih Extract.
  14. Anda klik Extract File(s).
  15. Setelah proses pengekstrakan sudah selesai, Anda bisa klik Close untuk menutupnya.
  16. Kemudian Anda bisa menghapus file.zip tersebut secara permanen (klik kanan file.zip > delete > centang skip the trash > confirm).

 

4.2. disini.domain.com

  1. Cari dan klik Subdomains terlebih dahulu.
  2. Selanjutnya coba Anda perhatikan pada kolom Subdomain, silakan Anda isi sesuai keinginan.
  3. Sedangkan untuk kolom Domain, Anda bisa pilih domain mana yang akan Anda gunakan.
  4. Lalu jika kedua kolom tadi sudah Anda isi semua, maka untuk kolom Document Root akan otomatis terisi juga.
  5. Sehingga bisa langsung Anda klik Create.
  6. Setelah subdomain berhasil Anda buat, silakan cari dan klik File Manager.
  7. Kemudian klik folder subdomain.domain.com yang sudah Anda buat tadi.
  8. Langkah berikutnya adalah Anda bisa mengikuti cara domain.com/disini nomor 7 sampai 16.

 

4.3. disini.com

  1. Cari dan klik File Manager.
  2. Setelah itu klik folder public_html.
  3. Pastikan isi dari folder public_html ini kosong, atau hanya ada folder default cpanel:
    • .well-known: Untuk keperluan AutoSSL.
    • cgi-bin: Untuk komunikasi antara script dengan server.
  4. Kemudian ikuti cara domain.com/disini langkah 7 sampai 16.

 

5. Hubungkan Database Aplikasi Web PHP Native Ke Hosting

  1. Silakan klik kanan file yang mengatur koneksi database aplikasinya.
  2. Kemudian klik Edit.
  3. Anda klik Edit lagi.
  4. Silakan ganti data di bawah ini sesuai dengan data yang ada di notepad Anda:
    • user = “username_database
    • password = “password_database
    • database = “nama_database
  5. Jika data di atas sudah Anda ganti, klik Save Changes untuk menyimpan perubahannya.

 

6. Akses Direktori Aplikasi Web

Langkah yang terakhir adalah Anda bisa langsung mengakses direktori aplikasi berbasis web php nativenya. Untuk caranya sebagai berikut:

  • domain.com/namafolder: Jika Anda memilih direktori pertama.
  • subdomain.domain.com: Jika Anda memilih direktori kedua.
  • domain.com: Jika Anda memilih direktori ketiga.

 

Info Tambahan

Khusus aplikasi berbasis web php native yang dari kami, Anda bisa melihat di deskripsi produknya untuk mengetahui file yang mengatur koneksi databasenya. Sebaliknya jika Anda mengalami kesusahan atau tidak ada waktu untuk mengupload source code aplikasi berbasis web php nativenya, silakan gunakan jasa upload source code aplikasi berbasis web ke hosting cpanel dari kami.